Thursday, Apr. 17, 2014

BTN Hati-Hati Spin Off Unit Syariah

Written By:

|

July 5, 2013

|

Posted In:

BTN Hati-Hati Spin Off Unit Syariah

JAKARTA, BERITABANK.CO — PT Bank Tabungan Negara Tbk tidak ingin tergesa-gesa memisahkan unit usaha syariah menjadi bank umum syariah selama bisnis tersebut belum bebas ketergantungan permodalannya kepada induk usaha.

Direktur BTN Mas Guntur Dwi S mengatakan pemisahan usaha harus didasarkan kepada pengkajian yang cukup matang.

“Spin off (pemisahan) itu tidak mudah, ada prosesnya dan butuh pengkajian. Manajemen tidak ingin sekedar memisahkan UUS (unit usaha syariah), di mana nantinya bank syariah yang didirikan masih disuntik ekuitas secara terus menerus,” ujarnya.

Guntur mengatakan pemisahan usaha juga harus ditopang oleh kesiapan infrastruktur, dukungan sumber daya insani yang memadai, dan produk yang akan dipasarkan.

Dia mengakui banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk mendukung aksi korporasi tersebut. Oleh karenanya, kajiannya perlu dibuat secara komprehensif.

Mengutip laporan keuangan BTN per kuartal I/2013, laba bersih UUS mencapai Rp48,66 miliar dengan total aset sebesar aset Rp9,09 triliun

Per akhir tahun lalu, modal inti UUS BTN sudah mencapai Rp668 miliar. Syarat mendirikan bank umum syariah adalah memiliki modal inti sebesar Rp500 miliar.

Bank Indonesia mewajibkan UUS melakukan pemisahan usaha paling lambat pada 2025.

Berdasarkan catatan Bisnis, BTN berencana melakukan pemisahan lini bisnis syariahnya pada tahun depan. Bank pelat merah itu lebih memilih memperkuat modal UUS sehingga bisa menjadi BUS dibandingkan dengan mengakuisisi bank lain.

Guntur mengatakan industri perbankan syariah di Tanah Air terhitung bagus, terlihat dari rata-rata pertumbuhannya yang bisa mencapai 40% per tahun.

Selain itu, UUS BTN juga memiliki induk usaha yakni BTN konvensional yang pertumbuhannya terhitung baik.

Per kuartal I/2013, BTN menduduki peringkat ke-9 dari sisi aset dalam industri perbankan nasional.

“Ketika akan eksekusi (spin off), dikembalikan lagi kepada kesiapan divisinya,” jelasnya. (des)

Share This Article

Related News

Realisasi Penyaluran Kredit BRI Riau & Kepri Rp8,3 Triliun
Libur Lebaran Haji 2013: 216 Unit Kerja BRI Tetap Beroperasi
BI Perjuangkan Resiprokal Dalam QAB

About Author

admin

Leave A Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>